Minggu 24 Maret 2019 | 17 Rajab 1440 H | 02:16:44
IP Anda : 52.91.221.160
 
 
LHKPN dan LHKASN cegah potensi tindak Pidana Korupsi
Gedung kantor tempat memberikan aktivitas pelayanan dimulai
LAPORKAN DUGAAN PELANGGARAN MAUPUN KETIDAKPUASAN PELAYANAN APARAT PERADILAN
AfrikaansArabicChinese (Simplified)CzechDutchEnglishFrenchHindiIndonesianJapaneseRussianSpanishYiddish

ARSIP DOKUMEN

Terbaru
Laporan Tahunan/Akuntabilitas
  • LKjIP PTA KENDARI TAHUN 2015
    Secara umum dapat disimpulkan bahwa dari enam sasaran strategis yang ditetapkan dalam Penetapan/Perjanjian Kinerja Tahun 2015,…
  • LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2015
    Penyusunan Buku Laporan Tahunan 2015 ini disusun berdasarkan Surat dari Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 525-1/SEK/KU.01/XII/2015…
  • LAKIP PTA Kendari Tahun 2014
    Laporan Akuntablitas Kinerja Instansi Pemerintah satuan kerja Pengadilan Tinggi Agama Kendari Tahun Anggaran 2014
  • Laporan Tahunan PTA Kendari TA 2014
    Laporan Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Pengadilan Tinggi Agama Kendari dalam kurun waktu tahun 2014, baik…
  • LAKIP PTA Kendari TA 2013
    Laporan Akuntablitas Kinerja Instansi Pemerintah satuan kerja Pengadilan Tinggi Agama Kendari Tahun Anggaran 2013
Laporan Keuangan
Laporan Inventaris/BMN
Laporan Kepegawaian
Laporan Perkara
E-book

:: DETAIL

Unduh Berkas

JABATAN, PERSAINGAN DAN PENGUATAN KELEMBAGAN (428.64 KB)

JABATAN, PERSAINGAN DAN PENGUATAN KELEMBAGAN

Dr.H. Edi Riadi, SH, MH  (Wk. PTA Jakarta)

Dalam sebuah lembaga pemerintahan maupun swasta dapat dipastikan secara hierarsis mempunyai struktur organisasi yang tersusun dari berbagai jabatan dengan tugas, fungsi tertentu. Jabatan-jabatan tersebut merupakan organ dalam sebuah institusi yang berfungsi menopang jalannya roda organisasi untuk mencapai tujuan yang sudah direncanakan dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Oleh sebab itu pengisian berbagai jabatan tersebut mengharuskan seleksi yang tepat dan baik untuk mendudukkan orang pilihan yang mampu melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan cepat, tepat dan benar.

Dibalik tugas dan fungsi jabatan terdapat prestasi dan prestise sehingga setiap orang mendambakan jabatan, demi mengejar prestasi atau prestise atau kedua-duanya tergantung kebutuhan. Dalam meraih jabatan tidak terlepas dari apa yang diistilahkan dengan persaingan sehat dan persaingan tidak sehat. Persaingan tidak sehat ataupun tidak sehat tolok ukurnya adalah peraturan, moral dan nilai keagamaan. Jika persaingan itu sesuai dengan peraturan yang berlaku, moral dan nilai keagamaan maka persaingan tersebut merupakan persaingan yang paling sehat dan paling baik karena akan diapresiasi masyarakat lingkungan kelembagaannya dan diridlai Allah swt. Sebaliknya jika persaingan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, moral dan nilai keagamaan persaingan tersebut merupakan bad competition.

 

Gunakan tombol download untuk mengunduh berkas, jika link tidak ditemukan coba gunakan link alternatif, Laporkan broken Link


File lainnya dalam kategori ini (Random)
  • PERAN PANITERA DALAM PELAKSANAAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI PERADILAN DI INDONESIA (206.58 KB)
  • ITSBAT POLIGAMI ANTARA PENYELUNDUPAN DAN TEROBOSAN HUKUM (264 KB)
  • SEPUTAR HUKUM PRAPERADILAN (371.81 KB)
  • PELAYANAN PRIMA DAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DI PENGADILAN AGAMA (171.61 KB)
  • DIMENSI SOSOK PEMIMPIN YANG IDEAL (206.54 KB)
  • REFLKESI ESENSI GOOD GOVERNANCE BUKAN SEKEDAR ADMINISTRASI (90.18 KB)
  • PELAYANAN PUBLIK DALAM REFORMASI (82.56 KB)
  • IJTIHAD SCIENTIFIC DALAM HUKUM ISLAM (192.85 KB)
  • KOMISI YUDISIAL MENJAGA HARKAT DAN MARTABAT HAKIM (1.85 MB)