2023, Harus Lebih Baik

01 Januari 2023 Artikel 1108
Oleh: Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M. (Sekretaris Ditjen Badilag MA-RI) “Capaian besar itu adalah gabungan dari banyaknya capaian-capaian kecil. Sangat disadari bahwa ada banyak "tangan" dan "orang" di balik setiap proses” Apa capaian yang telah didapat pada tahun 2022? Tentu banyak target yang telah dibuat, dan banyak pula target yang telah dicapai. Berhasil mencapai kesuksesan, berhasil mencapai target bukanlah hal yang mudah. Namun dengan tekat yang kuat, dengan tim yang hebat, serta dukungan dari banyak pihak, semua bisa dicapai. Diyakini atau tidak, capaian besar yang kita raih saat ini merupakan gabungan dari banyaknya capaian kecil yang telah kita raih sebelumnya.…

Mencari Instrumen yang Efektif dalam Pemenuhan Hak Istri dan Anak Akibat Perceraian

23 Desember 2022 Artikel 820
Irman Fadly (Ketua PA Pacitan) Meskipun telah banyak perangkat hukum yang dibuat dalam memastikan hak-hak perempuan dan anak terpenuhi, namun tetap saja di lapangan masih banyak terjadi pengabaian terhadap hak-hak perempuan dan anak. Mahkamah Agung sudah banyak menerbitkan instrumen hukum dalam upayanya melindungi hak-hak perempuan dan anak, salah satunya adalah Peraturan Mahkamah Agung RI nomor 3 tahun 2017 yang mengatur aparat hukum dalam memperlakukan Perempuan yang berhadapan dengan Hukum. Sebagai Peradilan yang paling banyak menerima dan menangani perkara-perkara perdata rumah tangga di Indonesia, Peradilan Agama melalui rumusan kamar Agama MA RI telah banyak membuat pedoman bagi Hakim dalam memeriksa perkara…

Ketika “Romeo-Juliet” Bercerai

29 November 2022 Artikel 952
( Sekelumit Refleksi tentang Perceraian dan Hakim) Oleh: H. Asmu’i Syarkowi (Hakim Pengadilan Agama Semarang Kelas I-A) William Shakespeare-lah yang mula-mula mengangkat dua nama itu lewat salah satu karyanya. Keduanya hanya tokoh rekaan tentang pria dan wanita muda yang sedang bercinta dan berakhir tragis. Yang membuat dua nama itu melegenda ialah karena akhir tragis cinta mereka seolah terjadi di dunia nyata. Banyak pasangan pria wanita di dunia yang mengalami nasib laksana kisah asmara Romeo dan Juliet (sering juga ditulis Julia). Di Timur Tengah cerita serupa juga ada dan dikenal dengan tokoh Laila-Majnun. Di Indonesia konon banyak memiliki kisah legenda yang…

Sengketa Hak Asuh Anak dan Kesetaraan Gender

07 Oktober 2022 Artikel 3936
Sengketa Hak Asuh Anak dan Kesetaraan Gender Oleh: Drs.H. Asmu’i, M.H. IBU itu tentu masyghul dengan putusan pengadilan yang menetapkan hak asuh anak untuk suaminya. Mengapa? Dua orang anak yang ingin diasuhnya itu semua masih belum “mbeneh” (Jawa) atau yang lazim disebut belum mumayyiz. Mumayyiz adalah status hukum yang biasa diberikan para fuqaha untuk menyebut seorang anak yang sudah bisa membedakan sesuatu yang baik dan yang buruk. Dalam syariat Islam mumayyiz digunakan sebagai salah satu syarat sah dalam beribadah, baik salat puasa maupun lainnya. Menurut Syaikh Mushtafa Ahmad Az-Zarqa’ (1904-1999), seorang Ulama Syiria, mumayyiz adalah masa setelah periode “thufulah”, sebelum…

Agenda PTA Kendari

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
4
8
9
13
14
15
17
21
22
23
26
27
29

Statistik Pengunjung

Hari ini295
Kemarin6717
Minggu ini15696
Bulan ini295
Total3601813

Info Pengunjung
  • IP: 44.211.239.1
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Online
6
Online

01 Februari 2023

Negara Pengunjung

Flag Counter

Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Tinggi Agama Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Jam Pelayanan Senin-Kamis : 08.00-16.30 WITA, Jum'at : 08.00-17.00 WITA. Kami telah mendeklarasikan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Jika menemukan suatu pelanggaran, silakan laporkan melalui layanan kontak yang tertera di website ini